Kidal Is My Lifestyle



Aku adalah seoarang anak yang unik. Tidak tau kenapa sangat berbeda sekali dengan yang lain. Punya sesuatu yang berbeda dengan saudara dan kedua orang tua. Teman-teman di sekolah, melihatku dengan sesuatu yang aneh juga. Dan sering bertanya itu kenapa pake kiri, baik main voly, lempar lembing pada saat berolah raga. Begitupula di kampus pada saat praktikum titrasi, melakukan pembakaran, membawa atau memotong sesuatu. Temanku juga bertanya hal yang sama. Banyak teman dan orang lain menganggap bahwa itu terjadi karena kebiasaan Karena saya orang sunda sering disebut dengan dusun jika kita melakukan sesuatu hal pakai kiri. Anda pasti bisa menebak sebutan apa yang jika selalu pakai kiri yaitu orang kidal.. Ya tangan kiri merupakan tangan yang selalu saya pakai pada berbagai macam aktivitas. dulu waktu kecil semua aktivitas saya kerjakan dengan tangan kiri, baik menulis dan yang lainnya. Namun seiring bertambahnya waktu ada beberapa hal yang saya kerjakan pakai tangan kanan. karena paksaan orang tua dan juga karena suatu hal yang bersifat prinsipil. Sekarang menulis saya menggunakan tangan kanan itupun karena kebiasaan namun dulu sewaktu kecil dan mulai masuk bangku sekolah dasar saya sudah menulis dengan tangan kiri tapi itu hanya sampai kelas tiga karena orangtua begitu terus berusaha merubah kebiasaan saya untuk memakai tangan kanan. begitupula dengan makan namun untuk makan ini sampai sekarangpun saya kuliah jika memakai sendok masih sangat sering menggunakan tangan kiri jika di rumah walaupun dihadapan kedua orang tua heheeee (jangan ditiru). Namun dimuka umum saya tidak berani. Pernah suatu hari di kampus ketika di panggil nama saya. Lalu saya mengangkat tangan dengan tangan kiri dan akhirnya dosen tersebut mengomentari karena saya tidak sopan. Tapi teman-teman membantu saya menjelaskan bahwa itu adalah refleks dan memang karena saya kidal. Selain itu ketika disuruh orang tua ayah/ibu untuk memotong sesuatu, ketika memotong mereka sering berkata, aduh udah jangan diterusin biar bapak/ibu saja yang nerusin ngeri ngeliatnya. Itulah sekelumit tentang saya. Menurut Scientific American, ada sekitar 15 persen orang yang aktif menggunakan tangan kiri atau kidal. Alasan sebagian orang kidal tidak sepenuhnya jelas, tergantung pada campuran faktor genetik dan lingkungan. Ini informasi mengenai orang kidal yang saya ambil dari health.detik.com :

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychology menunjukkan bahwa orang kidal lebih cepat memproses beberapa rangsangan ketimbang orang yang menggunakan tangan kanan. Hal ini juga membuat orang kidal lebih kreatif.
Penelitian yang dilakukan di Australian National University (ANU) tampaknya mendukung studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa kebiasaan menggunakan tangan kanan atau kiri ditentukan sejak dalam rahim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang kidal lebih cepat dan kreatif karena menggunakan kedua belahan otaknya, berbeda dengan orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan yang hanya menggunakan otak kiri.
Kedua belahan otak sebenarnya hampir sama, dan sebagian besar untuk memproses informasi yang sama, dengan data lewat bolak-balik di antara keduanya terutama melalui jalur saraf utama.
Namun, tugas-tugas tertentu, seperti pengolahan bahasa, cenderung terjadi pada satu belahan saja. Bagi kebanyakan orang, pengolahan bahasa terjadi di bagian kiri.
Untuk orang kidal, tugas-tugas tersebut mungkin terjadi di kedua belahan otak.
Bidang keahlian lain adalah pengolahan data indra, biasanya data yang dikumpulkan di sisi kanan tubuh, seperti mata kanan, telinga kanan, dan lainnya, akan menuju ke belahan kiri untuk pemrosesan. Dan sebaliknya, data yang dikumpulkan di belahan kiri akan menuju belahan otak kanan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa orang kidal yang terbiasa menulis dengan tangan kiri mungkin memiliki otak yang lebih kondusif untuk simultan atau rangsangan dan pengolahan di kedua bagian otak. Orang kidal lebih mudah menggunakan kedua belahan otak untuk mengelola rangsangan, sehingga keseluruhan proses dan waktu respon lebih cepat.
Ini juga bisa berarti bahwa ketika salah satu belahan otak mendapat kelebihan beban dan mulai melambat, belahan otak lain bisa lebih mudah memilih mengisi kekosongan itu.
Para pakar juga berteori bahwa orang kidal memiliki mental lebih baik saat di usia tua dan saat proses otak secara keseluruhan mulai melambat.
Dan seperti yang dikutip dari Ehow, Senin (24/5/2010), orang kidal cenderung lebih atletis, memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Alan Searleman dari St Lawrence University di New York, menunjukkan bahwa orang kidal mampu mendukung sisi kiri tubuhnya untuk semua kegiatan fisik.
Orang kidal juga dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.
Beberapa orang kidal terkenal seperti Presiden George HW Bush, Bill Clinton dan Barack Obama, Pangeran Charles dan Pangeran William dari Inggris. Musisi Jimi Hendrix, Kurt Cobain dan Paul McCartney. Ilmuwan Isaac Newton, Marie Curie dan Benjamin Franklin. Seniman Michelangelo dan Leonardo Da Vinci, dan tokoh-tokoh sejarah Alexander Agung, Charlemagne dan Julius Caesar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s