AIR DAN SIKLUS AIR


Pengertian Air secara Teori

“Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi,tetapi tidak di planet lain.”

  • Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi.

Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air). Dan  merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan bumi dalam ketiga wujudnya tersebut.

Pengertian Air secara Kimia

“Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen.”

Air terdapat di mana-mana, sekitar 97 % air di bumi kita ini terdapat

di laut/lautan yang sudah tercampur dengan bermacam-macam garam

sebagai pencemar, 1,3 % berupa air tawar/segar (antara lain es yang

berada di kutub), air permukaan tanah (air sungai, air danau, air selokan,

air payau), air tanah (air sumur, air artetis, kantung-kantung air dalam

tanah), air di atmosfer (kabut, awan). Air tersebut kondisinya belum tentu

bersih, melainkan sudah tercampur dengan bermacam-macam kotoran

bergantung pada daerah tempat sumber air itu berada dan pada daerah

yang dilaluinya.

Sifat-sifat kimia dan fisika

Air bersifat :

  • tidak berwarna
  • tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar [P= 100 kPa (1 bar);  T=273,15 K (0 °C)]
  • merupakan suatu pelarut yang penting
  • Memiliki massa molar sebesar 18.0153 g/mol
  • Memiliki titik lebur 0 oC (273.15 K) (32 oF); titik didih 100 oC (373.15 K) (212 oF);
  • Memiliki kalor jenis sebesar  4184 J/(kg·K) (cairan pada 20 °C)

Penggolongan Air

Air Tanah

“adalah air yang berada di bawar permukaan tanah”

Air tanah dibagi menjadi dua, yakni:

  1. Air Tanah Preatis : merupakan air tanah yang letaknya tidak jauh dari permukaan tanah serta berada di atas lapisan kedap air / impermeable.

Air Tanah Artesis : merupakan Air tanah artesis letaknya sangat jauh di dalam tanah serta berada di antara dua lapisan kedap air.

Air Permukaan

“adalah air yang berada di permukaan tanah dan dapat dengan mudah dilihat oleh mata kita.”

Air permukaan dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :

1.Perairan Darat : merupakan air permukaan yang berada di atas daratan misalnya seperti rawa-rawa, danau, sungai, dan lain sebagainya.

2.Perairan Laut : merupakan air permukaan yang berada di lautan luas. Contohnya seperti air laut yang berada di laut.

Terdapat perbedaan yang cukup besar antara air tanah dengan air permukaan.Hal ini disebabkan oleh kandungan berbagai zat, baik yang terlarut maupun yang tersuspensi dalam perjalanan menuju ke laut.

Air permukaan yang terkumpul dalam danau atau waduk megandung nutrisi penting untuk pertumbuhan ganggang. Air permukaan yang mengandung bahan organik mudah terurai dalam konsentrasi tinngi secara normal akan  mengandung bakteri dalam jumlah tinggi pula yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap kualitas air permukaan

Siklus Air

Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi.

Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus.

Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut

Ternyata presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah.

Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:

  1. Evaporasi / transpirasi
  2. Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah
  3. Air Permukaan

Evaporasi / transpirasi

air yang di laut, daratan, sungai, tanaman, dsb à menguap (ke angkasa) à menjadi awan à awan jenuh akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.

Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah

Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah.

Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan

Air Permukaan

Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar.

Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.

Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut.

Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sistem Daerah Aliran Sungai (DAS).

Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya.Tempat terbesar tejadi di laut.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s